Tren Lantai Rumah yang Populer, Boleh Dicoba!

Tren terbaru dalam pemasangan keramik di rumah modern semakin berkembang seiring dengan perubahan desain interior yang lebih dinamis dan minimalis. Keramik tidak hanya berfungsi sebagai bahan penutup lantai atau dinding, tetapi juga menjadi elemen estetika yang memperkaya tampilan rumah.

Desain dan gaya yang populer saat ini mencakup penggunaan keramik besar dengan pola geometris yang sederhana, serta keramik dengan warna netral yang memberikan kesan ruang yang lebih luas dan terang. Selain itu, banyak rumah modern juga mengaplikasikan keramik dengan efek tekstur, seperti keramik bertema kayu atau batu alam, untuk menciptakan suasana yang lebih natural dan hangat.

Selain desain, faktor penting lainnya dalam pemasangan keramik adalah pemilihan perekat yang tepat. Perekat keramik berkualitas tinggi sangat berperan dalam memastikan daya tahan dan kestabilan pemasangan, terutama untuk keramik dengan ukuran besar atau di area yang sering terpapar air seperti kamar mandi dan dapur. Perekat berbasis semen atau resin sering digunakan karena daya rekatnya yang kuat dan tahan lama. Penggunaan perekat yang sesuai juga membantu mengurangi risiko keramik lepas atau pecah akibat pergerakan atau tekanan, serta memastikan tampilan yang rapi dan tahan lama.

Namun bagi Anda yang sedang ingin membangun rumah atau merenovasi rumah, sehingga membutuhkan referensi terkait pemilihan tren desain lantai, berikut ini beberapa ide yang bisa Anda tiru.

  1. Tone lantai dengan warna hangat

Tren desain lantai dengan warna hangat kini semakin digemari dalam rumah modern, menciptakan suasana yang nyaman dan mengundang kehangatan. Warna-warna seperti cokelat muda, beige, terracotta, dan krem semakin sering digunakan pada lantai untuk memberikan kesan alami dan menenangkan. Warna hangat ini cocok dipadukan dengan berbagai gaya desain interior, mulai dari minimalis, skandinavia, hingga rustic, karena kesan yang ditimbulkan mampu menciptakan keseimbangan antara kehangatan visual dan kenyamanan ruang. Lantai dengan tone warna hangat juga cenderung lebih mudah dipadukan dengan furnitur dan dekorasi rumah yang beragam, sehingga memungkinkan fleksibilitas desain.

Selain warna, pemilihan bahan lantai juga sangat mempengaruhi tampilan keseluruhan. Keramik dengan tekstur kayu atau motif batu alam sering digunakan untuk menciptakan tampilan lantai yang elegan namun tetap terkesan natural. Keramik dengan finishing matte atau semi-gloss sangat populer karena mampu memberikan kesan lembut dan tidak mencolok, cocok untuk ruang keluarga, ruang makan, atau kamar tidur. Dengan menambahkan pencahayaan yang tepat, warna hangat pada lantai ini dapat memantulkan cahaya dengan cara yang lembut, memberikan efek ruang yang lebih luas dan menambah kenyamanan di setiap sudut rumah.

  1. Lantai rumah bergaya rustic

Lantai rumah bergaya rustic adalah pilihan yang sempurna bagi mereka yang ingin menciptakan suasana alami, hangat, dan penuh karakter dalam rumah. Gaya rustic mengutamakan keindahan elemen alam yang tampak kasar dan tidak dipoles, dengan tujuan untuk menghadirkan nuansa pedesaan yang tenang dan sederhana. Untuk mencapainya, lantai dengan bahan-bahan alami seperti kayu, batu, atau keramik bertekstur yang menyerupai bahan alami sangat sering digunakan. Keramik dengan motif kayu, misalnya, menawarkan tampilan kayu yang autentik tanpa perawatan yang rumit. Lantai kayu solid atau parket dengan warna gelap atau abu-abu yang sedikit pudar, serta pola yang tidak seragam, menambah kesan alami dan tak terkesan berlebihan.

  1. Lantai berkelanjutan dan inovatif

Tren lantai berkelanjutan dan inovatif semakin mendapatkan perhatian di dunia desain interior modern, seiring dengan meningkatnya kesadaran akan pentingnya keberlanjutan dan dampak lingkungan. Salah satu inovasi utama dalam lantai berkelanjutan adalah penggunaan bahan-bahan yang ramah lingkungan dan dapat didaur ulang, seperti keramik yang terbuat dari bahan daur ulang, kayu dari sumber yang dikelola secara berkelanjutan, atau lantai berbasis bambu yang cepat tumbuh dan tidak merusak ekosistem. Selain itu, lantai berbahan vinil yang dapat didaur ulang dan lantai berbahan karet yang berasal dari limbah juga semakin populer sebagai alternatif ramah lingkungan yang tidak mengorbankan kualitas dan tampilan estetis.

  1. Ubin kamar mandi berwarna netral

Ubin kamar mandi dengan warna netral menjadi pilihan desain yang sangat populer karena kemampuannya untuk menciptakan suasana yang tenang, elegan, dan serba bisa. Warna netral seperti putih, abu-abu, beige, dan krem memberi kesan bersih dan lapang, menjadikan kamar mandi terasa lebih luas dan terang. Ubin dengan warna-warna ini juga sangat mudah dipadukan dengan berbagai elemen desain lainnya, seperti furnitur minimalis, aksen kayu, atau aksesoris logam yang lebih modern. Kelebihan lainnya, ubin kamar mandi dengan warna netral memberikan fleksibilitas dalam mengganti dekorasi tanpa harus mengganti lantai, karena warna netral tetap cocok dengan berbagai gaya dan tema yang berbeda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *