Beda Ganda Campuran China dengan Anak Didik Herry IP, Konsistensi Terjaga saat War Tiket Olimpiade

Beda Ganda Campuran China dengan Anak Didik Herry IP, Konsistensi Terjaga saat War Tiket Olimpiade

Perbedaan mencolok ditunjukkan oleh ganda campuran junior besutan China dengan anak didik Herry Iman Pierngadi (IP). Ialah Jiang Zhen Bang/Wei Ya Xin (China) pasangan muda yang debut tahun 2023 lebih konsisten ketimbang ganda campuran Indonesia. Terlebih ketika mendekati sisa waktu pengumpulan poin kualifikasi Olimpiade, ganda campuran China kian on fire.

Terlihat dari dua turnamen yang sudah berlangsung, Jiang/Wei berhasil membuktikan tajinya. Sementara beda jauh jika dibandingkan dengan ganda campuran Indonesia di dua turnamen yang telah diikuti. Jiang/Wei dalam dua turnamen awal tahun 2024 ini menunjukkan progres ciamik.

Di Malaysia Open 2024, junior Zheng Siwei itu mampu melenggang hingga babak semifinal. Capaian itu bahkan melampaui torehan dari senior seniornya seperti Huang Yaqiong dan Huang Dongping. SurveiElektabilitas Capres Terbaru: Prabowo GibranTembus 50 Persen, Ganjardan Anies Tertinggal

Terjawab Pilpres 2024 Satu Putaran, Hasil Survei Capres Terkuat Tembus 50 Persen, Cek 7 Survei Lain Beda Ganda Campuran China dengan Anak Didik Herry IP, Konsistensi Terjaga saat War Tiket Olimpiade Hasil Survei Terbaru Elektabilitas Capres Cawapres 2024 di Jawa Timur: Prabowo Gibran Unggul

Calon Pemenang Pilpres 2024 Mulai Terlihat Jelang Pencoblosan, 6 Hasil Survei Elektabilitas Terbaru Halaman all Pilpres 2024 1 Putaran? Prabowo Gibran Tembus 50 Persen Survei LSI Denny JA, Kuat di 4 Lembaga Lain Hasil Indonesia Masters 2024: Anak Didik Herry IP Menang, Dejan/Gloria Dibekuk Jagoan China

Nasib Nagita Slavina Dipenjarakan Ayah Kandung, Gideon Kantongi Bukti dan Saksi, Raffi: Doakan Saja Halaman 4 Di mana Yaqiong terhenti di perempat final, sedangkan Dongping pulang cepat di babak pertama. Jiang/Wei justru mampu menginjakkan kaki di babak semifinal namun gagal melaju ke partai puncak.

Sebab keduanya diadang oleh jawara Malaysia Open 2024, Yuta Watanabe/Arisa Higashino (Jepang). Duel hingga 3 gim, juara France Open 2023 tak mampu mengalahkan utusan Jepang. Walhasil tiket final pun melayang dan gagal didapatkan oleh junior Yaqiong.

Bertanding di India Open 2024, Jiang/Wei menunjukkan konsistensinya sebagai ganda muda. Saat seniornya Yaqiong absen, keduanya mampu melenggang ke perempat final. Capaian itu tampaknya bakal diikuti kompatriotnya Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping.

Sementara itu, pasukan ganda campuran Indonesia justru tak ada yang mampu melenggang ke babak perempat final. Menilik rapor, Rehan/Lisa dan pasangan PB Djarum Dejan/Gloria tersingkir di babak 16 besar. Sedangkan Rinov/Pitha ngenes lantaran terhenti di babak pertama.

Kemudian di India Open 2024 Rinov/Pitha kembali terjungkal di babak pertama bersama Dejan/Gloria. Rehan/Lisa dapat 'give away' tiket ke babak 16 besar setelah lawannya memutuskan mundur karena cedera. Walau demikian, rapor satu ganda campuran China yang notabene masih baru saja lebih baik ketimbang wakil Indonesia.

Ini jadi alarm bahaya mengingat perburuan tiket Olimpiade Paris 2024 kian dekat dengan tenggat waktu. Sedangkan kubu ganda campuran Indonesia belum sepenuhnya berada di zona aman. Mengingat rapor buru ganda campuran di dua turnamen awal, Indonesia Masters 2024 diharapkan jadi panggung kebangkitan.

Sebelum itu, sampai saat ini gelaran India Open 2024 masih berlangsung dan memasuki babak 16 besar. Masih ada wakil Indonesia yang bertanding memperebutkan slor ke babak perempat final India Open 2024. (WS): Gregoria Mariska Tunjung (Indonesia) vs , 23 25, 14 21

(XD): Ye Hong Wei/Lee Chia Hsin (Taiwan) vs Rehan Naufal/Lisa Ayu (Indonesia) (MS): Lee Zii Jia (Malaysia) vs Jonatan Christie (Indonesia) (MS): Kenta Nishimoto (Jepang) vs Anthony Ginting (Indonesia)

(MD): Fajar Alfian/Rian Ardianto (Indonesia) vs Rasmus Kjaer/Frederik Sogaard (Denmark)

Ginting & Jojo Mengais Asa di India Open 2024 saat Viktor Axelsen Absen Bertanding

Ginting & Jojo Mengais Asa di India Open 2024 saat Viktor Axelsen Absen Bertanding

Dua tunggal putra Indonesia Anthony Ginting dan Jonatan Christie mengais asa di India Open 2024. Di saat batu sandungan utamanya Viktor Axelsen (Denmark) absen tanding di Negeri Bollywood, Ginting dan Jojo tetap diprediksi sulit meraih hasil bagus. Hal itu dikarenakan lawan yang akan dihadapi Ginting dan Jojo cukup sulit.

Khususnya ketika menghadapi utusan China, Jepang, maupun tuan rumah India. Bisa dikatakan, absennya Axelsen bukan satu berkah bagi Ginting maupun Jojo. Pasalnya anak asuh Irwansyah ini masih akan berhadapan dengan utusan Jepang seperti Kanta Tsuneyama.

Kemudian Jojo bakal bersua dengan wakil Hong Kong, Ng Ka Long Angus. Dilihat dari drawingnya, baik Gintig maupun Jojo juga akan bersua dengan lawan sulit. Ikatan Cinta Tamat, Para Pemain Mulai Buka Suara Kedekatan Amanda Manopo dan Arya Saloka

Sinetron Ikatan Cinta Tamat, Para Pemain Ungkap Rahasia Interaksi Amanda Manopo dan Arya Saloka Update Liga 3 Sulsel: Empat Tim Gagal Tembus 8 Besar Tetiba Arya Saloka Posting Foto Bareng Amanda Manopo, Captionnya Isyaratkan Ikatan Cinta Season 2

Calon Pemenang Pilpres 2024 Mulai Terlihat Jelang Pencoblosan, 6 Hasil Survei Elektabilitas Terbaru Halaman all Setelah Ikatan Cinta Tamat, Pemain Bongkar Interaksi Arya Saloka dan Amanda Manopo di Balik Layar Sayonara Ikatan Cinta, Arya Saloka Unggah Foto Bareng Amanda Manopo: Sampai Jumpa Lagi

Nasib Nagita Slavina Dipenjarakan Ayah Kandung, Gideon Kantongi Bukti dan Saksi, Raffi: Doakan Saja Halaman 4 Satu di antaranya adalah Lee Zii Jia (Malaysia) hingga Lu Guang Zu (China). Di mana Lu jadi batu sandungan Ginting di Malaysia Open 2024 pekan lalu.

Hal ini bisa jadi momok bagi wakil Merah Putih khususnya tunggal putra untuk melaju jauh. Terlebih Ginting dan Jojo baru mengawali perjalanannya di India Open 2024 besok Rabu (17/1/2024). Artinya, bisa dikatakan bahwa tetap perlu konsistesi tinggi bagi Ginting & Jojo meski tak ada Axelsen.

Namun, Ginting dan Jojo dalam misi merebut banyak poin kualifikasi Olimpiade Paris 2024. Pasalnya durasi pengumpulan poin Olimpiade menyisakan sedikit waktu. Dilansir Olympic, batas waktu pengumpulan poin yaitu pada 28 April 2024 mendatang.

Sedangkan pengumumannya, bakal dilakukan pada 30 April 2024 nanti. Selasa, 16 Januari 2024 Babak 32 Besar Match 1: Gregoria Mariska (Indonesia) vs Sung Shuo Yun (Taiwan)

Match 7: Fajar Alfian/Rian Ardianto (Indonesia) vs Man Wei Chong/Kai Wun Tee (Malaysia) Match 9: Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin (Indonesia) vs Rasmus Kjaer/Frederik Sogaard (Denmark) Match 10: Dejan Ferdinansyah/Gloria Emanuelle Widjaja (Indonesia) vs Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping (China)

Anthony Ginting Jonatan Christie Gregoria Mariska Fajar Alfian/Rian Ardianto Bagas Maulana/Shohibul Fikri Leo Carnando/Daniel Marthin

Rinov Rivaldy/Pitha Mentari Rehan Naufal/Lisa Ayu Dejan Ferdinansyah/Gloria Widjaja

Liga Voli Korea – Tubrukan dengan Megawati, Kapten Red Sparks Alami Gegar Otak

Liga Voli Korea – Tubrukan dengan Megawati, Kapten Red Sparks Alami Gegar Otak

Update kondisi kapten tim Red Sparks, Lee So young yang harus absen di sisa pertandingan putaran ketiga Liga Voli Putri Korea akibat bertabrakan dengan Megawati Hangestri. Pelatih Red Sparks, Ko Hee jin menginformasikan Lee So young mengalami gegar otak ringan yang membuatnya akan absen saat melawan Pink Spiders, Minggu (24/12/2023). Le So yong diberikan waktu untuk rehat dan pemulihan kondisi setelah divonis oleh pihak rumah sakit mengalami gegar otak ringan.

Dalam pengertian medis, seseorang dikatakan mengalami gegar otak ringan gejalanya hanya berupa nyeri kepala ringan, benjolan di kepala, atau pusing hanya dalam waktu yang singat atau tidak lebih dari 15 menit. Orang yang mengalami gegar otak ringan umumnya tidak mengalami gejala pingsan atau kehilangan kesadaran. "Lee So young mengalami gegar otak ringan dan harus beristirahat full hingga minggu ini berakhir," terang Ko Hee jin setelah Red Sparks dikalahkan GS Caltex, Kamis (21/12), dikutip dari .

"Hasil dari check up di tim medis menunjukkan (Lee So young) tidak memiliki masalah serius." Masih Dibuka, Lowongan Kerja BUMN PT Kliring Berjangka Indonesia, Ada 3 Posisi Info Lowongan Kerja BUMN PT Bina Karya, Ada Banyak Posisi Dibuka

Lowongan Kerja BUMN PT Bina Karya Oktober 2021, Ada Puluhan Posisi Lowongan Kerja BUMN PT Nindya Karya November 2021, Ada Banyak Posisi Amalkan Doa Ini Setiap Pagi Hari, Insya Allah rezeki Anda Berkah dan akan Diperbanyak Halaman 4

Lowongan Kerja BUMN PT Kliring Berjangka Indonesia (KBI) Oktober 2021 Terakhir Besok, Lowongan Kerja BUMN PT Jasa Marga November 2021 Bu Kades Ngamuk Ayam Rp4,5 Juta Dicuri, Mbah Suyatno Tempuh Jalur Hukum: Diberi Rp1 M Pun Tak Kuakui Halaman 4

"Itu merupakan cedera gegar otak ringan. Pihak rumah sakit menyarankannya untuk istirahat di rumah terlebih dahulu," terang pelatih asal Korea Selatan ini. Lee So young memang tidak dalam kondisi prima mengarungi Liga Voli Korea musim ini. Dia terlambat comeback bersama Red Sparks karena mengalami cedera di bahunya. Penggawa timnas voli putri Korea ini baru memulai bertanding pada putaran kedua Liga Voli Korea.

Dan puncaknya kembali harus beristirahat saat insiden tabrakan dengan Megawati pada pertandingan Red Sparks menjamu Hyundai Hillstate, Sabtu (16/12/2023). Insiden mengerikan itu terjadi saat set keempat. Bermula dari usaha Megawati dan rekan setimnya yang juga kapten Red Sparks, Lee So young, sama sama berusaha mengejar ball out setelah salah satu pemain tuan rumah melakukan pancake dalam kedudukan 23 19 untuk keunggulan Hillstate.

Sama sama hanya fokus menggapai bola, Megawati dan Lee So young kemudian tabrakan tepat di depan bench Red Sparks. Kedua pemain akhirnya sama sama terkapar di depan pelatih Ko Hee jin dan para pemain serta ofisial Red Sparks. Kondisi Megawati tidak terlalu parah setelah berbenturan kepala. Terbukti pemain 24 tahun asal Indonesia itu langsung mampu berdiri setelah tidak lama terkapar. Namun, kondisi yang dialami Lee So young lebih buruk. Dalam tayangan ulang terlihat kepala Lee So young terbentur dua kali.

Benturan pertama terjadi saat terkena kepala Megawati, dan yang kedua saat bertentur lantai usai terpental karena tabrakan dengan Megawati. Pemain nomor 1 Red Sparks itu harus mendapat perawatan tim medis. Salah satu ofisial Red Sparks memberi handuk di bagian bawah kepala Ko Hee jin. Tidak lama kemudian dokter tim menghampiri Lee So young. Kini Lee So young harus menepi setidaknya hingga putaran ketiga Liga Voli Korea berakhir.

1. Suwon Hyundai E&C Hillstate 40 poin 2. Incheon Heungkuk Life Pink Spiders 36 poin 3. GS Caltex Seoul KIXX 31 poin

4. Hwaseong IBK Altos 26 poin 5. Daejeon Jungkwanjang Red Sparks 24 poin 6. Gimcheon Korea Expressway Hi Pass 14 poin

7. Gwangju Pepper Savings Bank AI Peppers 6 poin 1. Gyselle Silva (GS Caltex Seoul KIXX): 486 poin 2. Brittany Abercrombie (Hwaseong IBK Altos): 455 poin

3. Megawati Hangestri Pertiwi (Daejeon JungKwanJang Red Sparks): 396 poin 4. Vanja Bukilic (Gimcheon Korea Expressway Corporation Hi Pass): 392 poin 5. Yasmine Bedart Ghani (Gwangju AI Peppers Savings Bank): 391 poin

6. Jelena Mladenovic (Incheon Heungkuk Life Pink Spiders): 383 poin 7. Laetitia Moma Bassoko (Suwon Hyundai Engineering & Construction Hillstate): 382 poin 8. Kim Yeon koung (Incheon Heungkuk Life Pink Spiders): 369 poin

9. Giovanna Milana (Daejeon JungKwanJang Red Sparks): 337 poin 10. Hyojin Yang (Suwon Hyundai Engineering & Construction Hillstate): 254 poin

Pelatih Pink Spiders Frustrasi, Kim Yeon-koung Cs Kalah Beruntun di Putaran III Liga Voli Korea

Pelatih Pink Spiders Frustrasi, Kim Yeon-koung Cs Kalah Beruntun di Putaran III Liga Voli Korea

Incheon Heungkuk Life Pink Spiders menelan dua kekalahan beruntun dalam laga terakhirnya di penghujung putaran ketiga Liga Voli Korea, Jumat (22/12/2023). Pelatih Pink Spiders, Marcello Abbondanza frustrasi dengan performa anak asuhnya dalam dua laga terakhir yang dirasa kurang solid. Pasalnya efek kekalahan beruntun yang ditelan oleh Pink Spiders membuat Kim Yeon koung dan kolega turun dari puncak klasemen.

Karena itu Abbondanza mengaku bingung dengan penampilan penggawanya yang menurun. Bahkan pelatih asal Italia itu menerangkan sulit untuk menjelaskan apa yang terjadi dengan timnya. "Itu adalah pertandingan yang buruk. Kami mencatat 29 kesalahan," buka juru taktik Pink Spiders dilansir .

"Sulit diungkapkan dengan kata kata. Kami punya masalah kami sendiri. Saya tidak tahu mengapa kami tampil seperti ini meskipun setter awal lawan hilang," tambahnya. Daftar Harga BBM Pertamina Hari Ini 3 Februari 2024 di Se Indonesia, Termasuk Pertalite hingga Solar Jadwal Event Jogja di Akhir Pekan 2 4 Februari 2024

RAMALAN ZODIAK Besok Sabtu 3 Februari 2024: Cancer Taurus Scorpio Rezeki Melimpah di Akhir Pekan Kampanye Ganjar Pranowo Bersama Slank, PDIP Manado Siap Merahkan Lapangan KONI Sario Nasib Nagita Slavina Dipenjarakan Ayah Kandung, Gideon Kantongi Bukti dan Saksi, Raffi: Doakan Saja Halaman 4

Sholawat Jibril Bacaan Arab dan Latin Lengkap dengan Keutamaan Rekomendasi Kuliner Jogja: 5 Warung Tengkleng yang Terkenal Menggugah Selera Calon Pemenang Pilpres 2024 Mulai Terlihat Jelang Pencoblosan, 6 Hasil Survei Elektabilitas Terbaru Halaman all

Padahal jika dibandingkan dengan putaran kedua, performa Pink Spiders jauh dari kata sempurna. Di mana tim yang bermarkas di Incheon itu justru tanpa celah lantaran berhasil menyapu bersih seluruh laga dengan kemenangan. Sementara di putaran ketiga ini, Pink Spiders acapkali kecolongan dan menelan kekalahan.

Sebelum menelan dua kekalahan beruntun saja, Pink Spiders juga sudah pernah kalah. Kekalahan pertama Pink Spiders setelah penampilan sempurna di putaran kedua didapat saat jumpa GS Caltex. Skor telah 3 0 kala itu dibukukan GS Caltex untuk mempecundangi Pink Spiders.

Setelah kekalahan itu, Pink Spiders kian tepuruk justru keok saat melawan Hi Pass dan Hyundai Hillstate. Karena itulah pelatih Pink Spiders heran mengapa performa anak asuhnya kian menurun. Di ujung putaran ketiga Liga Voli Korea, Pink Spiders menyisakan satu laga pamungkas.

Lawan Kim dan kolega ialah Red Sparks yang diperkuat oleh Megawati Hangestri. Menurut kiprahnya, Pink Spiders pernah menelan pil pahit saat jumpa Red Sparks di putaran pertama. Di mana kala itu Pink Spiders kalah 3 2 dari Red Sparks saat bermain di kandang sendiri.

Berbekal catatan itu, tim yang identik dengan jersey warna merah muda ini mendapat alarm bahaya. Di sisi lain, ini momentum manis bagi tim Megawati lantaran memiliki kans untuk meraih kemenangan saat Pink Spiders sedang tidak baik baik saja. Laga antara Pink Spiders vs Red Sparks dijawalkan pada hari Minggu (24/12/2023) mendatang.

1. Suwon Hyundai E&C Hillstate 40 poin 2. Incheon Heungkuk Life Pink Spiders 36 poin 3. GS Caltex Seoul KIXX 31 poin

4. Hwaseong IBK Altos 26 poin 5. Daejeon Jungkwanjang Red Sparks 24 poin 6. Gimcheon Korea Expressway Hi Pass 14 poin

7. Gwangju Pepper Savings Bank AI Peppers 6 poin 1. Gyselle Silva (GS Caltex Seoul KIXX): 486 poin 2. Brittany Abercrombie (Hwaseong IBK Altos): 455 poin

3. Megawati Hangestri Pertiwi (Daejeon JungKwanJang Red Sparks): 396 poin 4. Vanja Bukilic (Gimcheon Korea Expressway Corporation Hi Pass): 392 poin 5. Yasmine Bedart Ghani (Gwangju AI Peppers Savings Bank): 391 poin

6. Jelena Mladenovic (Incheon Heungkuk Life Pink Spiders): 383 poin 7. Laetitia Moma Bassoko (Suwon Hyundai Engineering & Construction Hillstate): 382 poin 8. Kim Yeon koung (Incheon Heungkuk Life Pink Spiders): 369 poin

9. Giovanna Milana (Daejeon JungKwanJang Red Sparks): 377 poin 10. Hyojin Yang (Suwon Hyundai Engineering & Construction Hillstate): 254 poin

Update Hasil BWF World Tour Finals 2023: Apriyani/Fadia Menang, Ikuti Jejak Fajar/Rian

Update Hasil BWF World Tour Finals 2023: Apriyani/Fadia Menang, Ikuti Jejak Fajar/Rian

Update hasil BWF World Tour Finals 2023 sementara ada dua wakil Indonesia yang meraih kemenangan, Rabu (13/12/2023). Setelah Fajar Alfian/Rian Ardianto, kini Apriyani Rahayu/Siti Fadia juga meraih kemenangan. Kepastikan kemenangan Apriyani/Fadia setelah berhasil mengalahkan wakil Jepang, Mayu Matsumoto/Wakana Nagahara.

Bertarung hingga rubber game, berakhir dengan manis yaitu Apriyani/Fadia meraih kemenangan dengan skor 21 11, 16 21, 18 21. Duel hingga 83 menit berakhir manis dan Apriyani/Fadia menduduki urutan kedua klasemen Grup A sementara. Berkat ini, setidaknya Apriyani/Fadia punya modal manis untuk menatap laga kedua.

Di mana jika mengutip jadwal BWF , lawan selanjutnya Apriyani/Fadia adalah ranking 1 dunia sekaligus andalan tuan rumah, Chen Qing Chen/Jia Yi Fan. Profil Dee Lestari Penyanyi yang Lagi Berduka karena Kepergiaan Ayahnya, Nyesal tak Bisa Lakukan Ini Lowongan Kerja BUMN Februari 2024, PT Kereta Api Cepat Buka Loker Besar besaran, Cek Disini

PENYEBAB Kematian Ayah Artis Dewi Lestari, Jenazah Yohan Simangunsong Dimakamkan di Balige Toba Calon Pemenang Pilpres 2024 Mulai Terlihat Jelang Pencoblosan, 6 Hasil Survei Elektabilitas Terbaru Halaman all Dewi Lestari Dapat Kabar Sang Ayah Tercinta Meninggal Dunia 30 Detik Sebelum Mengajar

Dewi Lestari Belajar tentang Keikhlasan hingga Kehilangan Setelah Ayah dan Suaminya Meninggal Dunia Nasib Nagita Slavina Dipenjarakan Ayah Kandung, Gideon Kantongi Bukti dan Saksi, Raffi: Doakan Saja Halaman 4 Saat ini Chen/Jia memang diunggulkan, namun jika Apriyani/Fadia bisa mempertahankan kepercayaan diri dan konsistensinya, diharapkan bisa meraih kemenangan lagi.

Sedikit mengulas jalannya pertandingan Apriyani/Fadia melawan wakil Jepang, utusan Indonesia nyaris keok. Pasalnya melihat kiprah mereka di gim pertama tampak sulit untuk meraih kemenangan. Bagaimana tidak, mereka selalu tertekan dan diserang oleh pasangan Negeri Sakura.

Sepanjang gim pertama Apriyani/Fadia tak memiliki kesempatan untuk mendikte jalannya laga. Bahkan mereka selalu tertinggal hingga skor berakhir dengan 21 11. Baru di gim kedua, asa sedikit terlihat dari Apriyani/Fadia ketika mereka bisa memimpin sejak awal laga.

Walau skor sempat disamakan, Apriyani/Fadia masih mampu menjaga momentum dan terus memimpin jalannya laga. Alhasil kendali permainan berada di kubu Apriyani/Fadia hingga menang dengan skor 16 21. Dim gim ketiga, Apriyani/Fadia kian beringas tatkala berhasil mendikte jalannya laga.

Kepercayaan dirinya dan permainan rapi Apriyani/Fadia dipertontonkan sejak awal. Walau nyaris tertikung di poin kritis, Apriyani/Fadia masih bisa mengatasinya hingga menang 18 21. Kemenangan ini bisa dijadikan sebagai modal manis untuk terus menjaga asa lolos ke babak knock out.

(WS): An Se young (Korea) vs , 18 21, 18 21 (WD): vs Jongkolphan Kititharakul/Rawinda Prajongjai (Thailand), 21 15, 21 10 (MD): Aaron Chia/Soh Wooi Yik (Malaysia) vs , 16 21, 21 14, 18 21

(WD): vs Liu Sheng Shu/Tan Ning (China), 21 14, 21 17 (WD): Mayu Matsumoto/Wakana Nagahara (Jepang) vs , 21 11, 16 21, 18 21 (WD): vs Kim So yeong/Kong Hee yong (Korea), 21 11, 22 20

(WS): vs Gregoria Mariska Tunjung (Indonesia), 21 18, 21 17 (MD): Liang Wei Keng/Wang Chang (China) vs , 21 14, 21 19 (MD): Kang Min hyuk/Seo Seung jae (Korea) vs 10 21, 21 15, 22 24

MS: Tunggal Putra WS: Tunggal Putri MD: Ganda Putra

WD: Ganda Putri XD: Ganda Campuran

Jadwal Balapan MotoGP Valencia 2023: Start Jam 21.00 WIB, Jaminan Jorge Martin Juara Dunia

Jadwal Balapan MotoGP Valencia 2023: Start Jam 21.00 WIB, Jaminan Jorge Martin Juara Dunia

Perebutan juara dunia MotoGP 2023 antara Francesco Bagnaia vs Jorge Martin menemui babak pamungkas di Grand Prix Valencia 2023. Seri terakhir MotoGP 2023 bertajuk MotoGP Valencia 2023 berlangsung di Sirkuit Ricardo Tormo, SPanyol, Minggu (26/11/2023) mulai jam 21.00 WIB. GP mania Tanah Air dapat menyaksikan sejarah tercipta dalam perburuan Juara Dunia MotoGP 2023 antara Bagnaia versus Martin, live Trans7 maupun streaming Vision+.

Starting grid MotoGP Valencia 2023 dipimpin oleh Maverick Vinales dari tim Aprilia Racing. Di belakangnya ada Francesco 'Pecco' Bagnaia dan Johann Zarco. Sedangkan di urutan keempat dan kelima ada duo pembalap KTM yakni Jack Miller Brad Binder. Jorge Martin yang merupakan kontender juara MotoGP 2023 harus memulai balap dari urutan keenam. Di belakang Martin ada Marco Bezzecchi, Alex Marquez, dan juga Marc Marquez.

Sedangkan urutan ke 10 starting grid akan dihuni oleh pembalap muda Raul Fernandez. Jadwal Balapan MotoGP Valencia 2023: Start Jam 21.00 WIB, Jaminan Jorge Martin Juara Dunia BAGNAIA Juara Dunia MotoGP 2023! Hasil dan Klasemen MotoGP Valencia 2023, Video Jorge Martin Jatuh

Calon Pemenang Pilpres 2024 Mulai Terlihat Jelang Pencoblosan, 6 Hasil Survei Elektabilitas Terbaru Halaman all Pengangkatan Tenaga Honorer di Berau Masih Tidak Diperbolehkan Nasib Nagita Slavina Dipenjarakan Ayah Kandung, Gideon Kantongi Bukti dan Saksi, Raffi: Doakan Saja Halaman 4

Selain starting grid, hal yang juga menarik untuk disimak menjelang MotoGP Valencia 2023 ini adalah terkait pertarungan Bagnaia vs Martin untuk memperebutkan gelar juara MotoGP ke 75. Minggu, 26 November Pukul 16.40 16.50 WIB: Warm Up MotoGP Pukul 17.00 17.35 WIB: Rider Fan Parade MotoGP Pukul 18.00 WIB: Race Moto3 (20 Lap) Pukul 19.15 WIB: Race Moto2 (22 Lap) Pukul 21.00 WIB: Race MotoGP (27 Lap)

Pembalap Ducati Lenovo Francesco Bagnaia dan pembalap Pramac Racing Jorge Martin akan berebut poin untuk bisa menyandang gelar Juara Dunia. Di atas kertas Bagnaia lebih unggul namun Martin juga masih punya peluang, meski terbilang kecil Menang di sprint race MotoGP Valencia, Sabtu (25/11/2023), Martin mengumpulkan 428 poin selisih 14 poin dari Bagnaia yang berada di urutan teratas dengan 442 poin.

Balapan di MotoGP Valencia ini akan jadi penentu buat Martin. pembalap asal Spanyol tersebut bisa menjadi Juara Dunia MotoGP 2023 dengan beberapa skenario. Prinsipnya, The Martinator harus unggul minimal satu poin atas Bagnaia di klasemen akhir bila ingin menjadi juara dunia. Pertama, Martin bisa menjadi juara dunia tahun ini kalau dia bisa finis posisi ketiga dan Bagnaia jatuh lalu tidak bisa lanjutkan balap.

Martin akan mengemas 444 poin (428+16) sedangkan poin akhir Bagnaia tetap 442 poin. Kedua, Martin finis pertama tapi Bagnaia finis keenam. Maka Martin akan mengemas 453 poin (428+25) tapi Bagnaia hanya mengemas 452 poin (442+10). Kalau Martin menang finis pertama tapi Bagnaia bisa finis di posisi kelima, maka rider Pramac Ducati akan kalah.

Jorge Martin hanya akan mengemas 453 poin (428+25) dan Bagnaia 453 poin (442+11). Meski jumlah poinnya sama, Martin masih kalah dalam jumlah menang per seri. Sebab apabila poin keduanya sama, Bagnaia yang akan meraih gelar juara dunia dengan catatan tujuh kali podium utama. Sedangkan Martin hanya menorehkan lima kali kemenangan dengan GP Valencia.

Alasan Akane Yamaguchi Mundur dari BWF World Tour Finals 2023, Oleh-oleh Asian Games Belum Kelar

Alasan Akane Yamaguchi Mundur dari BWF World Tour Finals 2023, Oleh-oleh Asian Games Belum Kelar

Inilah alasan yang membuat tunggal putri Jepang, Akane Yamaguchi, memutuskan mundur dari BWF World Tour Finals. Diketahui, banyak pebulu tangkis dunia yang saat ini tengah berlomba untuk bisa tampil di BWF World Tour Finals 2023 pada 13 17 Desember mendatang. Namun di sisi lain, Akane justru memilih menarik diri dari ajang penutup musim turnamen bulu tangkis tersebut.

Dalam unggahan resmi akun Twitter @SPOTV_Indonesia, Rabu (16/11/2023), diketahui bahwa alasan yang mendasari mundurnya Akane dari BWF World Tour Finals 2023 adalah cedera engkel yang saat ini masih dideritanya. Ya, Akane mendapat oleh oleh cedera engkel saat melakoni Asian Games 2023 lalu. Dan saat ini, cedera engkel yang ia derita belum pulih hingga membuat dirinya mundur dari BWF World Tour Finals 2023.

"Akane Yamaguchi harus mundur dari #WorldTourFinals2023 karena masih belum sembuh dari cedera engkel yang dialaminya saat Asian Games di Hangzhou kemarin." Buka Forum Konsultasi Publik penyusunan RPJPD 2025 2045, Ini Pesan Plt Gubernur Maluku Utara Pemkab Bangka Selatan Lanjutkan Pembangunan Infrastruktur Hingga 2025

Alasan Akane Yamaguchi Mundur dari BWF World Tour Finals 2023, Oleh oleh Asian Games Belum Kelar Cara Cek Formasi CPNS 2024 Lengkap dengan Link Pendaftarannya Sinetron Takdir Cinta Yang Kupilih Akhirnya Tamat Gegara Tertawan Hati, Dinda Kirana Perpisahan Halaman 3

81 Daftar Program Studi dan Kuota di Unhas Tahun Ajaran 2024/2025, Apa Incaranmu? Baru Hitungan Hari, Ivan Gunawan Sukses Ubah Nasib di Luar Negeri, Beri Pesan Menohok ke KPI: Hargai Halaman 3 "Tersisa 1 spot untuk menggantikan Akane, yaitu antara Supanida Katethong atau Kim Ga Eun," cuit @SPOTV_Indonesia.

Cedera engkel yang dialami Akane memang menjadi momok bagi pebulu tangkis kelahiran 1997 tersebut. Imbas dari cedera yang ia derita, Akane bahkan harus absen dari beberapa turnamen bergengsi, sebut saja ajng BWF World Tour Super 750 seperti French Open dan Denmark Open. Tercatat, turnamen terakhir yang Akane ikuti adalah Hong Kong Open 2023 pada September lalu.

Di Hong Kong Open 2023, Akane berhasil naik podium juara. Praktis, Hong Kong Open 2023 menjadi turnamen sekaligus gelar terakhir sebelum mengalami cedera engkel. Sejauh ini, sudah ada empat tunggal putri yang dipastikan mengunci tiket BWF World Tour Finals 2023.

Mereka adalah An Se young (Korea Selatan), Chen Yufei (China), Akane Yamaguchi (Jepang), Carolina Marin (Spanyol) dan Tai Tzu Ying (Chinese Taipei). Maka, sejatinya tersisa tiga tiket di sektor tunggal putri yang masih bisa diperebutkan. Dengan mundurnya Akane Yamaguchi, maka slot tiket tunggal putri otomatis bertambah jadi empat.

Tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska, seakan ketiban berkah dengan mundurnya Akane. Ya,Gregoria makin berpeluang besar tampil di BWF World Tour Finals 2023. Berdasarkan update yang diunggah BWF, saat ini Gregoria menduduki ranking delapan dalam kualifikasi BWF World Tour Finals 2023.

Gregoria bisa dikatakan berada di zona hijau, apalagi ia masih berpeluang memperbaiki rankingnya lantaran masih akan melakoni 16 besar Japan Masters 2023. Sekilas informasi, hanya pemain yang lolos kualifikasi lah yang mampu beraksi di ajang penutup musim turnamen bulu tangkis tersebut. Para pemain harus berjuang lewat jalur kualifikasi berkaca dari hasil yang mereka torehkan dalam gelaran BWF World Tour sepanjang tahun 2023.

Bagi pemain yang mendapat poin terbanyak alias masuk delapan besar, maka tiket BWF World Tour Finals 2023 pun aman dalam genggaman. Untuk ketentuannya, tiap negara hanya mendapat jatah maksimal dua pemain atau pasangan di tiap sektor yang dipertandingkan. Kunlavut Vitidsarn (Thailand)

An Se young (Korea Selatan) Akane Yamaguchi (Jepang) mundur Chen Yufei (China)

Carolina Marin (Spanyol) Tai Tzu Ying (Taiwan) Kang Min Hyuk/Seo Seung Jae (Korea Selatan)

Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto (Indonesia) Liang Wei Keng/Wang Chang (China) Chen Qingchen/Jia Yifan (China)

Baek Ha Na/Lee So Hee (Korea Selatan) Mayu Matsumoto/Wakana Nagahara (Jepang) Seo Seung Jae/Chae Yujung (Korea Selatan)

Feng Yanzhe/Huang Dongping (China) Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai (Thailand) Yuta Watanabe/Arisa Higashino (Jepang)

Feng Yanzhe/Huang Dongping (China)

Adik Valentino Rossi Membelot ke Honda, Dominasi The Doctor meski Sudah Pensiun di MotoGP

Adik Valentino Rossi Membelot ke Honda, Dominasi The Doctor meski Sudah Pensiun di MotoGP

Kabar terbaru soal pengganti Marc Marquez di Honda jatuh kepada Luca Marini. Adik Valentino Rossi tengah dipepet oleh Honda untuk menunggangi RC213V pada MotoGP 2024. Seandainya terjadi, Valentino Rossi kian mendominasi di MotoGP meski The Doctor sudah pensiun.

Bagaimana tidak, legenda MotoGP itu masih memegang peran penting di MotoGP. Mulai dari menjadi ambassador Yamaha hingga punya tim di kelas MotoGP. Dan kini, ditambah adik dari Valentino Rossi akan membalap dengan Honda.

Sebelumnya, kabar soal Luca Marini bakal ke Honda memang sudah ditanggapi oleh sang rider. Jokowi Dikritik Akademisi UGM hingga UI, Ini Sikap Anies, Muhaimin, Ganjar, dan Mahfud MD Rekor Tonali Bakal Pecah, PSG Siap Kucurkan Rp 2,9 Triliun Buat Bajak Rafael Leao dari AC Milan

Jadwal Liga Inggris Siaran SCTV dan Moji TV Akhir Pekan ini Liverpool, Man City, Arsenal dan Chelsea Harga Emas di Lhokseumawe Hari Ini Tipis, Berikut Rincian Harganya UPDATE Harga Emas Logam Mulia di Denpasar Bali Per 30 Januari 2024

Harga Emas Hari Ini Jum'at 2 Februari 2024, Emas Antam Turun, UBS Rp 1.145.000 Per Gram Idham Mase Kekeuh Cerai dengan Catherine Wilson, Kecewa Keket Tak Mundur dari Caleg, Rebutan Suara Halaman 3 Pembalap besutan VR46 Ducati itu mengaku memang mendapat tawaran dari Honda.

Dia menyambut dengan baik dan senang lantaran dilirik oleh pabrikan asal Jepang itu. "Entahlah. Senang rasanya berada dalam situasi ini. Dan saya ingin mendapatkan kesempatan terbaik untuk karir saya,"hidup saya dan berusaha berjuang untuk hasil terbaik tahun depan dan tahun tahun mendatang. Jadi kita lihat saja," tutur Marini dilansir Paddock GP. Walau demikian, Marini enggan memberikan respons banyak soal kepastian ke Honda.

Yang jelas saat ini partner Marco Bezzecchi itu sudah terikat kontrak dengan VR46 Ducati untuk musim depan. Pasalnya berita soal dia akan membalap bersama Honda sudah santer sejak sebelum MotoGP Malaysia dimulai. Karena itu pria jangkung asal Italia ini tak bisa mengatakan banyak terkait kepastiannya.

"Sejujurnya, situasinya sama seperti pada hari Sabtu. Saya tidak bisa mengatakan apa pun mengenai topik ini," jelasnya dikutip dari laman Speedweek. Ada satu sinyal kuat dari sang kakak terkait kepindahan Luca Marini ke Honda. Ketika Valentino Rossi mengunggah foto di Instagram Storynya mengenakan wearpack Honda.

Praktis hal itu jadi sorotan yang diduga sebagai kode The Doctor terkait kabar adiknya. Namun Marini justru merespons dengan guyonan santai. "Mungkin dia akan kembali dan mengendarai Honda! Itu akan menarik. Saya pikir dia bisa cepat," kata Marini.

Legenda balap Valentino Rossi menunjukkan dominasinya di MotoGP 2024 jika kabar Marini terealisasi. Pasalnya, Rossi kini masih jadi sosok yang digandrungi oleh penggemar MotoGP meski sudah pensiun. Walau sudah gantung helm, Rossi masih menjadi ambassador Yamaha di MotoGP.

Artinya nama Rossi masih melekat bersama Yamaha dalam kelas MotoGP meski dirinya tak lagi membalap. Bukan hanya itu, Rossi punya tim di MotoGP bernama Mooney VR46 Ducati yang diisi anak didiknya. Ya, tim tersebut diisi oleh rider jebolan akademi VR46 yang dimiliki oleh Rossi.

Saat ini tim tersebut diperkuat oleh Marco Bezzecchi dan Luca Marini. Tak hanya dua rider itu, ada rider lain yang termasuk murid Rossi. Yaitu juara dunia Pecco Bagnaia dan pebalap Yamaha Franco Morbidelli.

Terakhir, Rossi akan merajai MotoGP jika rumor Marini ke Honda benar adanya. Maka pembalap yang identik dengan nomor #46 ada dimana mana walau sudah pensiun. Menariknya, namanya berada di tim tim elite dalam kelas MotoGP.

Mulai dari Ducati yang memiliki motor kompetitif di grid. Kemudian Yamaha dan Honda merupakan dua pabrikan besar dari Jepang.

MotoGP Malaysia 2023 – Misi Terselubung Fabio Quartararo, Pertaruhan Nasib dengan Yamaha

MotoGP Malaysia 2023 – Misi Terselubung Fabio Quartararo, Pertaruhan Nasib dengan Yamaha

Menuju MotoGP Malaysia 2023, bakal ada misi terselubung Fabio Quartararo. Berlangsung di Sirkuit Sepang, Fabio Quartararo juga akan melakukan tes motor Yamaha untuk persiapan musim depan. Hal itu dilakukan seiring dengan berlangsungnya gelaran MotoGP Malaysia 2023 besok hari Jumat (10/11) hingga Minggu (12/11).

Misi tersebut bak jadi pertaruhan nasib El Diablo julukan Quartararo, terkait masa depannya bersama Yamaha. "Sepang adalah trek yang sangat bagus untuk lebih memahami apa yang bisa kami tingkatkan, tentunya dengan mempertimbangkan tahun depan, dan itu tidak lama lagi," buka Quartararo sebagaimana dikutip dari Speedweek. MotoGP 2023 yang menyisakan tiga balapan lagi pastinya bakal dimanfaatkan Quartararo.

Walau situasi musim ini berbeda dengan musim lalu, rider dengan nomor #20 tetap memberikan yang terbaik. Panduan Belanja di Shopee Dapat Cashback dari ShopBack Lebih Tinggi, Cek Cara yang Benar Sejumlah Kabupaten di Papua Diguyur Hujan, Ini Lokasinya

MotoGP Malaysia 2023 Misi Terselubung Fabio Quartararo, Pertaruhan Nasib dengan Yamaha Mayat Bocah di Bendungan Sengguruh Kabupaten Malang Ternyata Ikhsan Malik yang Menghilang 2 Hari Kunci Jawaban PAI Kelas 8 SMP Halaman 158 162 Semester 1 Kurikulum Merdeka, BAB 6 Rajin Berlatih Sripoku.com

Jadwal Live Trans7 MotoGP Malaysia 2023: Misi Terselubung Quartararo di Tengah Bagnaia dan Martin MotoGP 2024 Mentalitas Fabio Quartararo Diuji, Bertahan atau Cabut dari Yamaha? Jakarta Sengit, Cek 3 Survei Elektabilitas Pilpres 2024 Terbaru, Terjawab Capres Terkuat di Ibu Kota Halaman 4

Ya, perbedaan situasi saat ini lantaran pembalap Prancis itu tak menjadi kandidat juara dunia. Beda dengan musim lalu, dia menjadi penantang gelar yang mana pada akhirnya kalah dari Francesco Bagnaia. Kendati demikian, Quartararo menegaskan bahwa dia memiliki fokus lain di Negeri Jiran nanti.

Dia akan mempersiapkan diri khususnya performa motor untuk tahun 2024. "Tentu saja, tiga Grand Prix terakhir ini juga sangat penting dan kami akan fokus untuk mendapatkan hasil terbaik, seperti biasa." "Namun pada saat yang sama kami harus memastikan bahwa kami mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk tahun 2024," jelas juara dunia MotoGP 2021.

Pembalap berusia 24 tahun ini membeberkan bahwa dia cukup senang dengan performa M1 miliknya menuju akhir musim. Bak memberi sinyal, dia masih ingin melanjutkan kinerjanya bersama tim pabrikan Jepang itu. "Secara keseluruhan, saya cukup senang dengan apa yang terjadi. Kami biasanya kesulitan menjelang akhir musim, namun tahun ini kami melakukannya dengan baik."

"Saya ingin melanjutkannya," demikian kata rider asal Nice, Prancis. Jumat, 10 November 2023 Pukul 08.00 08.35 WIB Free Practice (FP1) Moto3 Pukul 08.50 09.30 WIB Free Practice (FP1) Moto2 Pukul 09.45 10.30 WIB Free Practice (FP1) MotoGP Pukul 12.15 12.50 WIB Free Practice (FP2) Moto3 Pukul 13.05 13.45 WIB Free Practice (FP2) Moto2 Pukul 14.00 15.00 WIB Practice (P) MotoGP

Sabtu, 11 November 2023 Pukul 07.40 08.10 WIB Free Practice (FP3) Moto3 Pukul 08.25 08.55 WIB Free Practice (FP3) Moto2 Pukul 09.10 09.40 WIB Free Practice (FP2) MotoGP Pukul 09.50 10.05 WIB Kualifikasi (Q1) MotoGP Pukul 10.15 10.30 WIB Kualifikasi (Q2) MotoGP Pukul 11.50 12.05 WIB Kualifikasi (Q1) Moto3 Pukul 12.15 12.30 WIB Kualifikasi (Q2) Moto3 Pukul 12.45 13.00 WIB Kualifikasi (Q1) Moto2 Pukul 13.10 13.25 WIB Kualifikasi (Q2) Moto2 Pukul 14.00 14.45 WIB Sprint Race MotoGP (10 Laps) Minggu, 12 November 2023

Pukul 09.40 09.50 WIB Warming Up MotoGP Pukul 10.00 10.35 WIB Rider Fan Parade Pukul 11.00 11.35 WIB Race Moto3 (15 Laps) Pukul 12.15 12.55 WIB Race Moto2 (17 Laps) Pukul 14.00 14.50 WIB Race MotoGP (20 Laps)

Update Hasil Denmark Open 2023: Fajar/Rian Menang, Jaga Asa Pertahankan Gelar Juara

Update Hasil Denmark Open 2023: Fajar/Rian Menang, Jaga Asa Pertahankan Gelar Juara

Update hasil 32 besar Denmark Open 2023, ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto berhasil mengalahkan wakil Taiwan, Lu Ching Yao/Yang Po Han, Rabu (18/10/2023). Bertanding di Jyske Bank Arena, Fajar/Rian sukses merebut kemenangan dari Lu Ching Yao/Yang Po Han lewat permainan straight game alias dua set langsung dengan skor akhir 21 19 dan 21 14. Praktis, Fajar/Rian berhak atas satu tiket 16 besar Denmark Open 2023.

Selain itu, Fajar/Rian juga sukses menjaga asa dalam mempertahankan gelar turnamen BWF Super 750 ini. Ya, Fajar/Rian adalah kampiun Denmark Open 2022. Kala itu, Fajar/Rian berhasil mengalahkan rekan senegaranya, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon lewat dua gim langsung 21 19, 28 26.

Sejauh ini, sudah ada dua wakil ganda putra Indonesia di 16 besar Denmark Open 2023, yakni Fajar/Rian dan Ahsan/Hendra. Pengangkatan Tenaga Honorer di Berau Masih Tidak Diperbolehkan Potret Tali Kasih, Anak Tunggal Crazy Rich Palembang Ultah Ke 17 Tahun Mewah Bak Pesta Kerajaan

TERNYATA Ini Bocoran Gaji Pertama Peralihan Status PPPK 2024, Jadwal Resmi Pengangkatan SK Honorer Calon Pemenang Pilpres 2024 Mulai Terlihat Jelang Pencoblosan, 6 Hasil Survei Elektabilitas Terbaru Halaman all UPDATE Jadwal Resmi Pengangkatan SK Honorer, Ini Kisaran Gaji Pertama Peralihan Status PPPK 2024

151 Guru di Lingga Terima SK Pengangkatan PPPK Nasib Nagita Slavina Dipenjarakan Ayah Kandung, Gideon Kantongi Bukti dan Saksi, Raffi: Doakan Saja Halaman 4 Fajar/Rian sudah melancarkan serangan agresif di awal set pertama.

Sayangnya, Fajar/Rian yang bermain terburu buru justru membuang poin secara percuma. Ganda putra nomor satu Indonesia itu tertinggal 0 1 setelah bola yang Rian lesatkan gagal menyebrang net dengan baik. Seakan belum panas, Fajar/Rian masih kesulitan mendobrak pertahanan lawan, mereka pun tertinggal 0 3.

Tak ingin tertinggal jauh, Fajar/Rian mulai bangkit untuk bisa meraih poin. Usaha Fajar/Rian pun berbuah manis, laga makin sengit setelah skor imbang 3 3. Fajar/Rian tampil lebih menekan, beberapa kali serangan yang mereka bangun sukses menembus pertahanan lawan.

Jeda set pertama, Fajar/Rian memimpin 11 8. Selepas jeda, jual beli serangan ditampilkan kedua pasangan. Kali ini, Fajar/Rian justru kehilangan momentum.

Yang menjadi sorotan, Rian seringkali melakukan kesalahan yang tak perlu. Imbasnya, Fajar/Rian yang awalnya memimpin kini tertinggal 16 18. Tertinggal jelang poin poin kritis, Fajar/Rian terlihat lebih sabar dalam menyerang.

Terbukti, Fajar/Rian akhirnya bisa menyamakan kedudukan 19 19. Lewat pengamatan bola yang tepat, akhirnya Rian menutup set pertama dengan kemenangan 21 19. Lanjut ke set kedua, Fajar/Rian dan Lu Ching Yao/Yang Po Han sama sama tak mengendurkan serangan.

Beruntungnya, Fajar/Rian masih bisa mendominasi jalannya pertandingan. Tertinggal di set pertama tampaknya sukses membuat Lu Ching Yao/Yang Po Ha tertekan. Ya, di set kedua ini Lu Ching Yao/Yang Po Ha diwarnai banjir eror yang tentu menguntungkan Fajar/Rian.

Smash keras Rian menutup jeda set kedua dengan skor 11 8. Unggul tiga poin, Fajar/Rian makin tak menyia nyiakan kesempatan. Variasi serangan sukses mereka lakukan dengan baik, mulai dari smash keras hingga permainan depan net.

Akhirnya, Fajar/Rian menyudahi pertandingan dengan kemenangan 21 14. Pertandingan 3: Putri Kusuma Wardani vs , 9 21 dan 9 21 Pertandingan 5: vs Lu Ching Yao/Yang Po Han (Chinese Taipei), 21 19 dan 21 14.

Pertandingan 6: Jonatan Christie vs Chou Tien Chen (Chinese Taipei) Pertandingan 3: Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti vs C , 21 11, 18 21, 14 21 Pertandingan 4: Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari vs , 13 21 dan 12 21

Pertandingan 7: Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin vs Jin Yong/Na Sung Seung (Korea Selatan) Pertandingan 8: Dejan Ferdinansyah/Gloria Emmanuelle Widjaja vs Mark Lamsfuss/Isabel Lohau (Jerman) Pertandingan 11: Muhammad Shohibul Fikri/Bagas Maulana vs Alexander Dunn/Adam Hall (Skotlandia)